21 Agustus 2011

Creative Writhink Class

Menghabiskan sabtu sore dengan sesuatu yang beda, saya iseng ngikutin kelas creative writhink yang diadain @akademiberbagi Tangsel. Mumpung tempatnya gak jauh juga dari kantor saya (satu komplek malah), saya nimbrung di materi nya Mas @fadhisme, seorang penulis muda yang (jujur aja) bukunya pun belum pernah saya baca, hehee...kalem bray, someday saya bakal icip2 bukumu yang katanya 'nyetrum' itu kok. 

Saya pengen berbagi cerita tentang sebuah video yang diputer mas Fadh di awal acara n bikin saya 'AHA' dalam sekejap. Kisah tentang seorang pengemis buta di luar negeri sana. Setiap harinya dia duduk ngampar dan memohon belas kasihan orang- orang yang lewat dengan bermodalkan tulisan sederhana yang ditorehkan di sebuah lembaran kardus, isi tulisannya gamblang, " I'M BLIND,PLEASE HELP". Tak ada yang istimewa hingga orang yang berlalu lalang bahkan keseringan lewat tanpa meninggalkan recehan untuk pengemis jalanan itu. Hingga dii suatu hari, seorang wanita datang menghampirinya, tertegun sejenak dengan tulisan di lembaran kardus tadi, dengan cekatan ia menuliskan sesuatu di balik lembaran kardus yang kosong tanpa si pengemis buta mengetahuinya. Setelah itu, apa yang terjadi saudara2? orang - orang yang asal mulanya tidak menggubris pengemis itu mulai tertarik mengulurkan recehan koin hingga lembaran kertas uangnya, begitu seterusnya hingga pengemis buta yang kebingungan itu didatangi lagi oleh wanita 'ajaib' tadi. "Hei, apa yang sebenarnya kau lakukan?"tanya pengemis itu.S i wanita pun membisikkan sesuatu di telinga pengemis buta tersebut,"Sederhana, saya hanya menuliskan sesuatu yang baru: THIS IS A BEATIFUL  DAY, AND I CAN'T SEE IT".

Banyak jurus seru n motivasi yang dibagiin mas Fadh tentang dunia menulis yang kata orang (termasuk saya) dibilang susah itu,iya karena menulis ternyata lebih susah dari membaca.  Lantas pertanyaan retorik yang ada di kepala saya juga udah kejawab, "Gimana sebenernya tulisan yang bagus itu?". "Tulisan yang bagus itu TULISAN YANG SELESAI". #ohh #jlebbbanget. (Langsung liat di dasbor blog banyak draft2 sampah yang gak pernah saya selesain karena mentok di tengah jalan).

Buat temen-temen yang pengen tau ilmunya bisa follow tweet or liat timelinenya @akademiberbagi #akbertangsel, soalnya kemaren ada livekultwitnya n lebih lengkap nimba ilmunya di situ :). Nyook abang Eneng, kita mulai mencoba menulis.Daripada menunggu inspirasi yang hanya angan-angan belaka, dan rupanya kita terlanjur tak ada tanpa peninggalan bukti sejarah yang menyatakan bahwa kita ada di dunia lewat tulisan kita .#cadas

"I'm not a very good writer, but i'm an excellent re-writer". 
James Michener


*nb: Gak nyangka,di acara ini saya juga ketemu sama kakak kelas di jurusan pas kuliah dulu , Teh @rizqaabidin yang sekarang jadi istrinya Mas Fadh, n their cute baby boy..Kalky :D. Akhirnya ketemu sodara sealmamater' di sini. Envy nih ama si Teteh, bahwasanya saya juga pengen seperti beliau,punya pendamping yang jago nulis. #eh.
 
- mejeng bentar ama baby Kalky si pipi tumpah n his mom :D -


7 komentar:

Sintamilia mengatakan...

Buku Fahd keren-keren! Bagi ku dia setara Dee Lestari.

kecewa juga siy ternyata dia udah berkeluarga #eh :p

oryza mengatakan...

cieeh ada fadhisme neh, hahaa disegerakan juga kak biar ndak kecewa #loh :))

Aditia A. Pratama mengatakan...

inspiratif banget tuh yang kisah seorang pengemisnya...kereeen

An Maharani Bluepen mengatakan...

tulisanmu so inspiratif, mbak
:")

oryza mengatakan...

@ Adit : pas nonton videonya makin merinding deh

@ mbak Aiuna: syukron ukh dah sudi mampir :)

Aditia A. Pratama mengatakan...

linknya manaaaa?

oryza mengatakan...

ntar saya minta ke penulisnya dulu yah ehehheheee