t.o.l.o.n.g
semuanya jangan pada sok tau.....
jangan buat estimasi yang mengada-ada..
t.o.l.o.n.g
jangan berlebihan....
jangan mendramatisir...
jangan buat statement yang keliru...
jangan jadi pahlawan kesiangan...
t.o.l.o.n.g
saya gak penah nyaman dengan ini semua
saya gak minta untuk ini
saya benar - benar tidak ada apa-apa
saya terbebani dengan ulah ini...
t.o.l.o.n.g
sekali lagi
jangan pada sok tau...
saya baik - baik saja...
karena saya yakin ini cuma sementara...
saya bukan bangsa kasian
no more tears for today...
fiuuuh... (maaf semuanya.. hari ini bikin saya gak tau harus ngomong dan percaya sama siapa kecuali Allah dan Sang Bunda...)
30 Januari 2010
29 Januari 2010
Presiden teladan, Presiden Termiskin di Dunia
Semoga ini menjadi bahan renungan kita, terutama orang kalangan atas pejabat dan menteri!!
Presiden Iran saat ini: Mahmoud Ahmadinejad, ketika di wawancara oleh TV Fox (AS) soal kehidupan pribadinya:
"Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang anda katakan pada diri anda?"
Jawabnya: "Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya:
"Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, yaitu melayani bangsa Iran ."
Berikut adalah gambaran Ahmadinejad yang belum tentu orang ketahui, dan pastiyang membuat orang ternganga dan terheran-heran :
1. Saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan Ia menyumbangkan seluruh karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu kepada masjid2 di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.
2. Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive.


3. Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya.
4. Di bawah kepemimpinannya, saat ia meminta menteri2 nya untuk datang kepadanya dan menteri2 tsb akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan2 darinya, arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri2nya untuk tetap hidup sederhana dan disebutkan bahwa rekening pribadi maupun kerabat dekatnya akan diawasi, sehingga pada saat menteri2 tsb berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak.
5. Langkah pertamanya adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang masuk adalah uang gaji bulanannya.
6. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250.
7. Sebagai tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya.
Hanya itulah yang dimilikinyaseorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan.
Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.
8. Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira, ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.

9. Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan,
ia mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya, ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.
10. Ia kerap mengadakan rapat dengan menteri2 nya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sdh dilakukan, dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri2 nya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan.
Ia juga menghentikan kebiasaan upacara2 seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi, atau hal2 spt itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.
11. Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu besar karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut. Apakah perilaku tersebut merendahkan posisi presiden?
Presiden Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal2nya yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi.Menurut koran Wifaq, foto2 yg diambil oleh adiknya tersebut, kemudian dipublikasikan oleh media masa di seluruh dunia, termasuk amerika.

12. Sepanjang sholat, anda dapat melihat bahwa ia tidak duduk di baris paling muka

13. Bahkan ketika suara azan berkumandang, ia langsung mengerjakan sholat dimanapun ia berada meskipun hanya beralaskan karpet biasa

14. baru-baru ini dia baru saja mempunyai Hajatan Besar Yaitu Menikahkan Puteranya. Tapi pernikahan putra Presiden ini hanya layaknya pernikahan kaum Buruh. Berikut dokumentasi pernikahan Putra Seorang Presiden

sebegitu sederhanakah dia?


Lantas bagaimana dengan kondisi Presiden kita saat ini?
27 Januari 2010
aku cuma mahasiswa biasa
aku cuma mahasiswa biasa
tak perlu ada pesta tak muluk dengan branded ternama
cukup bisa makan kenyang dan punya pulsa
hati ini sudah bahagia
aku cuma mahasiswa biasa
di setiap akhir musim semester hatiku was was tak terkira
selalu terbias wajah ibu dan ayah yang besahaja
lagi lagi lagi dan lagi merepotkan mereka untuk kesekian kalinya
perlu tetesan airmata dan hembusan nafas panjang untuk mampu berbicara
memohon membantu dan mendo'akanku untuk mampu melewati rintangan di musim semester ini
rintangan terjal yang bila dieja namanya akan bernama T-U-G-A-S
ah..selalu tak tega rasanya...
aku cuma manusia biasa
suatu kalimat yang kuazzamkan: segala sesuatu yang dinilai bukan hasil akhirnya...namun pada prosesnya' selalu jadi cambuk untuk melakukan sesuatu...
bila azzamku tadi kupatahkan maka
aku tak bisa tidur bila rintangan itu terlalui begitu mudahnya dilunturi dengan bilangan nominal yang tak terhingga karena memang aku tak punya banyak uang untuk meringankan rintangan2 terjal itu
aku tak punya sejarah indah bila perjalananku tak punya proses yang menakjubkan
aku tak kan pernah mengerti bagaimana nikmatnya perjuangan yang dilalui dengan ikhlas dan niat yang sungguh - sungguh
aku tak akan tau bagaimana rasanya tersenyum bahagia dengan hasilku keringatku sendiri
aku tak kan pernah tau rahasia -rahasia kecil pertolongan Allah di kala aku terdesak
aku tak pernah tau arti beryukur dan bersabar
aku tak pernah belajar dari kesalahan
aku tak kan bisa belajar bagaimana menjadi insan proporsional
aku bakal tak terbiasa terkena cipratan mobil di kala hujan
aku tak kan pernah merasakan bergetarnya tangan dan jemariku karena terus - menerus memegang mouse 5x24 jam
aku tak kan pernah bisa menjawab pertanyaan adik kelasku tentang si TUGAS tadi
aku tak bisa bermanfaat orang lain
isi otakku hampa
hatiku pias datar tak berselera
jiwaku kosong mati rasa
aku tak punya sesuatu yang dibanggakan
aku seolah tak punya mimpi
karena ini bukan lagi masalah kewajiban.. tapi sudah berstatus karya
saat hidup tak berkarya
miskin ilmu papa cerita
maka aku pun dianggap tak ada
ya... itu semua bila aku sudah mematahkan azzamku....
sayangnya aku tak punya nyali untuk itu...
untungnya aku cuma mahasiswa biasa
tapi aku punya teman - teman yang luar biasa
kupinta pada mereka untuk terus menguatkan azzam kita..kuberharap pada mereka untuk bangga akan yang diperolehnya..karena segala sesuatunya tak nampak sia - sia..mungkin saat ini tak kasat mata.. lelah kita hanya sementara..tapi karya dan proses indah kita dikenang selamanya..
dan untungnya aku punya Allah yang selalu tau mana yang terbaik untuk hambaNYA..
kupinta padaNYA jangan pernah bosan tuk membimbing langkah mahasiswa biasa ini..tanpa MU hidup ku tak lebih hidup dari saat ini
aku cuma mahasiswa biasa
beberapa kali terlupa berjumpa dengan jam sarapan dan makan siang
namun ketika aku masih punya karya..aku tak lagi biasa..lebih dari itu..anggap saja sudah luar biasa.
(hanya buang lelah setelah menembus 'rintangan' di akhir episode semester ini.. terima kasih Allah yang telah membuat skenario terbaik untuk hambaNYA)
si mahasiswa biasa_oryza sativa_
20 Januari 2010
Di balik kemudahan (hati2) akan ada kesulitan
Tragedi Rabu Kelabu..
karena tragedi ini akhirnya saya punya prinsip baru... "Di balik kemudahan (hati2) akan ada kesulitan"
Jadi kenapa rupanya???
Alkisah pada minggu yang lalu...
setelah diputuskan malam harinya pasca rapat besar 3DIVA di depan kios potokopian yang tutup ditemani sebungkus tela - tela... kita memutuskan untuk menghadiri walimahnya Kang Tresna di Majalengka pada esok harinya. Karena banyak titipan dari alumni.. maka malam itu juga saya memutuskan untuk mengambil uang di ATM di dekat kampus... dengan riang gembira saya masuk ke ATM yang tampak sepi itu... memasukkan kartu ATM dengan sukacita... dan lantas apa yang terjadi.. bip..bip.... muncul tulisan dengan font yang aneh "Maaf untuk sementara ATM tidak bisa digunakan... blah..blah...blah...... intinya ATM saya ketelen dengan manisnya... oh Emak, duit2 amanah umat itu pun tak bisa terselamatkan... well.. agenda beli kerudung baru malam ini pun sirna...kemudian saya hampiri teman saya yang udah nunggu di luar ATM seraya berkata "Di balik kemudahan akan ada kesulitan....jadi begini ceritanya sister...." teman saya yang dengerin cuma geleng2 kepala.... Namun kisah ini tetap berlanjut sesuai rencana dengan duit pinjaman si teman saya....T_T
Seninnya saya langsung capcus ke Bank untuk ngurusin kartu ATM saya yang tertelan...dilayani dengan petugas yang baik hati... sebut saja namanya Tiwi (nama yang sebenernya hahaha)... akhirnya setelah diurus ATM saya bisa diganti dengan suksesnya.. okeh... terima kasih Mbak Tiwi...semoga saya gak balik2 lagi dengan kasus yang sama dalam kurun waktu tertentu... ehehehhhh
Berlanjut ke hari Rabu yang indah... saya baru dikirimin file gambar potongan SPC dari bapak Otorita Batam.. akhirnya... perlu waktu H-seminggu sebelum UAS akhirnya si denah untuk kolokium bisa didapatkan.. saat itu juga saya langsung ngeprint ke tempat printnan.. rencananya pula mau ngambil duit buat ngelunasin biaya pemesanan stainless steel.. dengan hati riang gembira saya balik lagi ke mesin ATM yang kemarin untuk ngambil duit.. ntahlah.. tak ada mendung tak ada hujan.. si kartu mengalami kasus yang sama seperti kemarin.. Kartu ATM saya tertelan lagi! Oh emak.. bapak... belum nyampe 2 hari.. belom sempet ganti pin... belom sempet apa2... kepala saya tiba - tiba pusing....untung gak sempet pingsan.
Saya ceritain ke teman saya... malah diketawain... ceroboh tingkat tinggi....begitu katanya... huaaaa. Mau gak mau harus ke Bank lagi hari ini.. oh no.. habis itu saya langsung menuju ke kamar mandi... menemui kaca... dan latian ngomong dulu biar gak terlihat bodoh di depan petugas bank.
Well... Dalam waktu beberapa menit kemudian saya tancap gas lagi ke Bank itu.. ketemu lagi dengan si Mbak Tiwi yang baik hati. Oh De ja vu... Dengan pelayanan yang sama seolah - olah belom pernah ketemu saya selama ini... ditanya lagi namanya siapa ibu.. ada masalah apa ibu... tolong tuliskan identitasnya dulu ya ibu.. bla... bla.. "halooo mbak ATM saya ketelen lagi nih.. baru juga kemarin ke sini masa si mbak dah lupa ama saya sih!oh iya satu lagi mbak.. saya belom jadi ibu... pliss jangan panggil ibu..." jadi pengen ngomong gitu ke si mbak nya.. tapi gak tega... muka saya semakin memerah.. berada di posisi yang sama.. untuk kasus yang sama.. dan membawa gulungan kertas yang sama... Akhirnya kartu ATM saya yang malang itu bari bisa diproses 3- 5 hari kemudian...dan sejalan dengan itu Mama saya mendadak minta dikirimin vcd2 untuk keperluan mengajar n paket makanan..."cepetan ya dek.. minggu depan kiriman harus udah nyampe ya.. pake duit adek dulu... nanti mama ganti.. " "iya... tapi mak, ATM adek ketelen...." tit tit.. telpon di seberang sana sudah terlanjur diputus.. (hahhaaa. hiperbol)
hujan lebat mengguyur Bandung. Menutup episode tragedi Rabu Kelabu...membasahi sekujur raga saya yang kehujanan... menentramkan hati yang galau..fiuuh.
kisah ini ditutup dengan beberapa kesimpulan:
- Gak ada yang bisa ngalahin kebaikan n keramahtamahannya petugas bank, walopun si petugas tau si costumernya ceroboh luar biasa.. namun pelayanannya top one...ekspresi n kata2nya sama banget.. udah hapal di luar kepala mereun... Saya kayaknya gak akan pernah bisa jadi petugas bank!.
- jangan pernah ngambil duit di ATM MAND*R* Suci yang 100rb an kalo gak kepepet....dan saya pengen nempelin tulisan kayak begini di depan pintu masuk ATM: Waspada.. mesin ATM ini akan menelan kartu anda sewaktu - waktu.. waspadalah.. waspadalah"
- Evaluasi diri... ini semacam teguran dari Allah... karna terlampau sibuk menugas.. amalan yaumiyan yang keteteran jadi ajang empuk Allah untuk menegur hambaNYA yang lalai ini.. astagfirullah... astagfirullah..astagfirullah... gugurkan dosa2 hamba dalam setiap ujian yang kau berikan ya Rabb..
Random inspiration_oryza sativa_
14 Januari 2010
puzzle trash in the night
tense
rigid
quiet
silent
strange
there was no hope
or maybe
can not be expected
sad
very worried
us
me
they
future
responsibility
Allah
rigid
quiet
silent
strange
there was no hope
or maybe
can not be expected
sad
very worried
us
me
they
future
responsibility
Allah
That made me suddenly choking
lost in concentration
shut up
realized
finger bitten
hope while
tears (oh nooo)
weak
sorry
realized
finger bitten
hope while
tears (oh nooo)
weak
sorry
sorry
sorry
sorry
sorry
sorry
sorry
sorry
sorry
sorry
sorry
sorry
sorry
sorry
sorry
sorry
sorry
sorry
with million - million thousand copy paste of 'sorry'
for this
miss
miss very missed
old classic story
sweet
warm
beautiful
compact
because we are made based on shared goals
always together
same portion
until I know how are you today ...
enough
just it
I beg
I love you because Allah
dedicated to: someone called 'kamu'
dedicated to: someone called 'kamu'
evaluasi diri di sore hari
Teman, pernah denger yang namanya 4 tipe kepribadian manusia?
Udah pernah nyoba / di test pake quisioner2 an gitu?
Saya pernah..
Dulu..Waktu awal2 kuliah. Seorang teman iseng2 memberikan test kepribadian.. dan hasilnya waktu itu saya positif Koleris. Ckck..padahal dulu saya punya teman sebangku di SMA.. dan dia mengaku bahwa dia adalah koleris sejati.. kalo diliat2 emang leadershipnya keliatan banget.. berlebihan malah haaaha..pokoknya hal2 yang berbau koleris ada banget di dirinya. Sampe dalam hati saya bertekad.. gak mau jadi orang macam dia.. aneh.. pikir saya waktu itu. Pst.. buat teman2 Angkasa Smansa Batam, pasti tau siapa tokoh teman sebangku saya yang banyak menuai kontroversi itu.. hehe.. piss friend.. jadi inget, dmana sekarang dirimu teman?.
Balik lagi ke cerita hasil test kepribadian yang udah saya ikuti... ntah lah, kenapa tiba2 semenjak jadi mahasiswa karakter saya berubah (rada) total, kayaknya dulu saya plagmatis... suka nyari aman, suka berdamai, dll.. pokoknya gak terlihat di permukaan deh.. tau2 kok jadi berubah begini.. pikir punya pikir.. bisa jadi ini disebabkan karena faktor lingkungan yang menempa saya.
Seorang adik kelas di kuliah setelah mengikuti tes itu pun langsung berujar pada saya.. " teh dulu saya plegmatis, semenjak merantau saya jadi koleris" hueeeeheee.. padahal tetep aja sikapnya yang lembut membuat saya tidak percaya kalo beliau itu bersifat koleris (hoho.. mungkin banyak sisi2 lain yang belum saya ketahui dari si adik kelas ini ).. walopun begitu, gara2 ucapannya tadi, saya ikut membenarkan dalam hati. Yah... bisa saja ini terjadi, karena kita sebagai anak rantau memang ditempa di negeri orang dengan tujuan untuk menjadi orang. Jadi.. mau gak mau yang tadinya manja ya harus gigih n berani untuk melakukan segala sesuatunya biar jadi orang sukses....tentunya tetap dilakukan dengan cara yang baik dan berkonteks kebaikan. bukan begitu teman?.
So.. kalo tiba2 berubah karena kondisi itu wajar. karakter kita bisa aja berubah sesuai dengan lingkungan dan keadaan si orang itu berada.. jadi misalnya yang tadinya koleris bisa jadi berubah melankolis karena lingkungan yang turut mempengaruhinya. Saya pun mencoba tes kepribadian ini lagi baru2 ini dengan cara sedikit berbeda (isi di quisionernya lebih beragam) dan berharap karakter saya berubah... tapi apa yang terjadi.. hasilnya positif Koleris dengan poin yang lebih tinggi. ckck.. !!.. Apa ada yang salah? TAK ADA.
nah buat teman2 yang belum tau seperi apa orang koleris itu.. nih saya jabarin...
KOLERIS pada umumnya mempunyai:
KEKUATAN:
* Senang memimpin, membuat keputusan, dinamis dan aktif
* Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan
* Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran/ target
* Bebas dan mandiri
* Berani menghadapi tantangan dan masalah
* “Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini”.
* Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat
* Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas
* Membuat dan menentukan tujuan
* Terdorong oleh tantangan dan tantangan
* Tidak begitu perlu teman
* Mau memimpin dan mengorganisasi
* Biasanya benar dan punya visi ke depan
* Unggul dalam keadaan darurat
KEKUATAN:
* Senang memimpin, membuat keputusan, dinamis dan aktif
* Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan
* Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran/ target
* Bebas dan mandiri
* Berani menghadapi tantangan dan masalah
* “Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini”.
* Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat
* Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas
* Membuat dan menentukan tujuan
* Terdorong oleh tantangan dan tantangan
* Tidak begitu perlu teman
* Mau memimpin dan mengorganisasi
* Biasanya benar dan punya visi ke depan
* Unggul dalam keadaan darurat
KELEMAHAN:
* Tidak sabar dan cepat marah (kasar dan tidak taktis)
* Senang memerintah
* Terlalu bergairah dan tidak/susah untuk santai
* Menyukai kontroversi dan pertengkaran
* Terlalu kaku dan kuat/ keras
* Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik
* Tidak suka yang sepele dan bertele-tele / terlalu rinci
* Sering membuat keputusan tergesa-gesa
* Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain
* Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan
* Workaholics (kerja adalah “tuhan”-nya)
* Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf
* Mungkin selalu benar tetapi tidak populer
* Tidak sabar dan cepat marah (kasar dan tidak taktis)
* Senang memerintah
* Terlalu bergairah dan tidak/susah untuk santai
* Menyukai kontroversi dan pertengkaran
* Terlalu kaku dan kuat/ keras
* Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik
* Tidak suka yang sepele dan bertele-tele / terlalu rinci
* Sering membuat keputusan tergesa-gesa
* Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain
* Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan
* Workaholics (kerja adalah “tuhan”-nya)
* Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf
* Mungkin selalu benar tetapi tidak populer
gimana. apa teman2 merasa ada yang nyantol dengan poin2 di atas? waspada.. mungkin secara tidak sadar teman2 sedang berproses menjadi seorang koleris. Sekali lagi. TIDAK SALAH... malah menjadi baik kalo kita bisa megendalikan kadar kekuatan dan kelemahan kita dengan seimbang dan profesional.
Saya akhiri tulisan ini dengan sebuah untaian puisi dari Sayyid Qutb.... yang selalu jadi cambuk untuk diri sendiri "Siapa yang hanya memikirkan diri sendiri, maka ia akan hidup sebagai orang kerdil, dan mati sebagai orang kerdil. Tetapi siapa yang mau memikirkan orang lain, maka ia hidup sebagai orang besar dan mati sebagai orang besar".
_evaluasi diri di sore hari_oryza
05 Januari 2010
random inspiration: Sudah bulat tekad itu...
Sudah bulat tekad itu...
Bersegera mengumpulkan kepingan2 semangat yang berceceran...
Mulai bergerak...
Mulai menyusun langkah...
Mulai dari hal yang terkecil...
Mulai dari sekarang...
Sudah bulat tekad itu...
Memompa semangat mereka...
Menghembuskan nafas pembaharu ke mereka...
mereka yang kucintai..karena Sang Pencipta yang kucintai...
Sudah bulat tekad itu...
tuk mewujudkan mimpi..agar tak sekedar wacana.. angan - angan kosong...
mulai saja bergerak,mencoba...
Karena belum tentu esok ada...
Karena waktu yang tinggal sebentar saja...
Karena tak harus lama menunggu.. ntah siapa pula yang ditunggu...
Karena lokomotif hanya berhenti sejenak dan segera melaju...
Karena kesempatan tak datang dua kali...
Karena yakin pasti BISA...
Sudah bulat tekad itu...
ingin meninggalkan jejak...
ingin meninggalkan nafas...
yang akan diawali...
yang akan terus diperjuangkan...
yang dijadikan pijakan pembelajaran...
yang bertujuan mulia...
ingin... menorehkan sejarah peradaban..
Sudah bulat tekad itu...
sebelum hilang nafas...
semangat menderu-deru...
Tak sekedar menjadi buih di lautan...
Tak ingin redup...
Karena aku tak sendiri...
Karena ku yakin Allah senantiasa setia menerangi jalanku...
Karena manusia berencana...Allah berkehendak....
Refleksi diri: syndrom akhir2 menikmati masa menjadi mahasiswa...
baru tersadar... apa saja yang sudah kulakukan? apa yang belum kulakukan?Apa saja sebenernya yang bisa kulakukan tapi belum kulakukan?
butuh energi lebih untuk mewujudkan mimpi itu..Ayo Oryza.. u can do it! u are not alone..Allah always be by your side _oryza_
28 Desember 2009
Gado-gado Kisah Liburan...
Ini sebuah kisah liburan yang mengiring saya pada suatu inspirasi dan keyakinan untuk mewujudkan impian saya... menggetarkan n menancapkan tekad saya yang semakin bulat untuk menggarap sebuah proyek besar berkaitan dengan profesi saya...(wooo..hingga mata saya udah berbinar2 gak karuan dibuatnya)
Tak sengaja atau memang segala rencana telah diatur oleh Allah Sang Maha Berkehendak, jadi hari Minggu Kemarin saya diajak sahabat saya untuk mengikuti training yang diadakan sebuah kampus swasta yang cukup terkemuka di bandung. Lokasinya berada di Gedung Pos jalan Riau. Saya mengira ini sekedar training motivasi dan dakwah kampus biasa...namun oh lala... setelah tiba di lokasi... ternyata kita terjebak di lautan kedokteran... well well... saya baru tau kalo ternyata ini agendanya FULD-FK...yang menyisipkan kegiatan training sebagai agendanya. Peserta trainingnya ialah (kalo gak salah karena gak sempet nanya tapi keliatannya) delegasi anggota LDK FK dari setiap kampus di seluruh Indonesia, jadi mereka semua pada pake kostum beralmameter ria..dan ntah kenapa nafas dan appearance kedokteran serasa beda dengan dunia yang saya geluti ..mereka elegan, intelek, smart, de el el.... la la la.. lalu petualangan dimulai...
Training diselenggarakan dalam 3 sesi... sesi pertama tentang dunia kedokteran (gleeek.....), sesi kedua tentang Dakwah Efektif “Syiar Islam, Syiar Kebaikan” yang dibawakan Ridwansyah Yusuf... dan yang ketiga tentang How to Make People Understand about What We Think ? dari lembaga trainer Trustco. Kedua materi terakhir lumayan menarik dan mampu menyemangati kembali charger ruhiyah dan komponen2 self sistem yang sudah mulai rusak.. :)
Jadilah materi pertama ternyata yang membuat saya sedikit asing dan gak'ngeh'... Kedokteran Islam.. yang dibawakan oleh Dokter2 berqualified dari sisi profesi n agamanya...saya sedikit lupa namanya..beliau2 adalah dokter Dr. Sugiran n Dr. Povikas (ah..maaf Dok kalo salah nama)... dari materi ini membuka cakrawala saya tentang sesuatu.... bagaimana sebenarnya dunia kedokteran islam... sejarah kedokteran sejak zaman rasul...hingga saat ini.. dan mengiring kita pada suatu konsep bagaimana menempuh jalan tengah bagi para dokter sang Da'i...Yap... It's mean dakwah profesi...
Saya dibuat merinding oleh penjelasan n cerita dari dua dokter bersahaja itu...bergetar karena suatu hal... Bagaimana bila ini berlaku pula pada dunia profesi saya.. DESAINER !!. Ketika sakit adalah sarana paling tepat untuk berdakwah.... dan bagaimana pula bila ini terjadi... ketika mendesain / merancangan dapat menjadi solusi untuk kepentingan dakwah... Subhanallah... ketika dunia desain kerap terlupakan dan nyaris terpisah dari ikatan Ketuhanan.. maksudnya saya kerap berfikir seperti itu. Belum ada wadah khusus yang menampung komunikasi para desainer muslim Indonesia.. (apakah ada?oh kasiannya saya yang gak tau apa2 ini).. yah tak perlu dalam skala besar.. cukup dengan forum komunikasi antar kampus.. bagaimana sebenarnya berprofesi desainer yang baik, bagaimana sebenarnya kontribusi dan peran kita nantinya.. bagaimana desainer muslim mampu menjawab tantangan dunia desain yang sangat dinamik namun tetap berada dalam lingkaran keislaman.. bukan malah terjerumus dalam etos kerja kebarat2an hingga tak punya prinsip yang dipegang sendiri..mengadopsi segala yang barat perbuat... hingga para desainer muslim pun masih menganggap seni yang berunsur (maaf) p*rn* masih dipuja2, diagung2kan,,mengenyahkan unsur moral,,, agh,,, menganggungkan kebebasan di atas moral yang ada.. aghh.. bagaimana nantinya desainer muslim mampu menjadi pelopor pendobrak peradaban yang berafiliasi apda islam.. menciptakan trend2 yang mampu menjadi solusi dan mampu mengarahkan untuk kebaikan2 bagi penggunanya.. aihhhh masih banyak2 bagaimana2 di pikiran saya yang random dan abstrak... saya butuh suatu wadah untuk meluruskan dan mengorganisir 'bagaimana2' saya...bergerak bersama... satu visi misi bersama....
Yeaaaaahh...absolutely, saya tampak iri di seminar ini... ketika para dokter2 muda muslim sudah mampu menancapkan tekad yang sama.. sementara dunia profesi yang nanti saya geluti masih begitu2 saja.. tak ada bedanya dengan yang lain.. yaaah saya teramat iri.. dan berkehendak mewujudkan impian saya.. forum komunikasi Desainer Muslim Indonesia huhuhuhuhuu... andaai mimpi tak sekedar mimpi..
biarlah saya terus bermimpi.... biarlah biarlah...
pesan untuk minggu ini:
selamat menikmati hidangan liburan dua minggu... dan jangan pernah mengeluh karena segala sesuatunya..Lakukan yang kau bisa hari ini.. karena besok pun belum tentu bisa.. yiiihhaaaaaaaaaaa!!!!!!!! _oryza_
25 Desember 2009
Karena Dakwah Adalah Cinta
Memang seperti itu dakwah. Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu. Sampai pikiranmu. Sampai perhatianmu. Berjalan, duduk, dan tidurmu.
Bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah. Tentang umat yang kau cintai.
Lagi-lagi memang seperti itu. Dakwah. Menyedot saripati energimu.
Sampai tulang belulangmu. Sampai daging terakhir yg menempel di tubuh rentamu. Tubuh yg luluh lantak diseret-seret. .. Tubuh yang hancur lebur dipaksa berlari.
Seperti itu pula kejadiannya pada rambut Rasulullah. Beliau memang akan tua juga. Tapi kepalanya beruban karena beban berat dari ayat yg diturunkan Allah.
Sebagaimana tubuh mulia Umar bin Abdul Aziz. Dia memimpin hanya
sebentar. Tapi kaum muslimin sudah dibuat bingung. Tidak ada lagi
orang miskin yg bisa diberi sedekah. Tubuh mulia itu terkoyak-koyak.
Sulit membayangkan sekeras apa sang Khalifah bekerja. Tubuh yang
segar bugar itu sampai rontok. Hanya dalam 2 tahun ia sakit parah
kemudian meninggal. Toh memang itu yang diharapkannya; mati sebagai
jiwa yang tenang.
Dan di etalase akhirat kelak, mungkin tubuh Umar bin Khathab juga
terlihat tercabik-cabik. Kepalanya sampai botak. Umar yang perkasa
pun akhirnya membawa tongkat ke mana-mana. Kurang heroik? Akhirnya
diperjelas dengan salah satu luka paling legendaris sepanjang
sejarah; luka ditikamnya seorang Khalifah yang sholih, yang sedang
bermesra-mesraan dengan Tuhannya saat sholat.
Dakwah bukannya tidak melelahkan. Bukannya tidak membosankan. Dakwah
bukannya tidak menyakitkan. Bahkan juga para pejuang risalah
bukannya sepi dari godaan kefuturan.
Tidak… Justru kelelahan. Justru rasa sakit itu selalu bersama
mereka sepanjang hidupnya. Setiap hari. Satu kisah heroik, akan
segera mereka sambung lagi dengan amalan yang jauh lebih “tragis”.
Justru karena rasa sakit itu selalu mereka rasakan, selalu
menemani… justru karena rasa sakit itu selalu mengintai ke mana
pun mereka pergi… akhirnya menjadi adaptasi. Kalau iman dan godaan
rasa lelah selalu bertempur, pada akhirnya salah satunya harus
mengalah. Dan rasa lelah itu sendiri yang akhirnya lelah untuk
mencekik iman. Lalu terus berkobar dalam dada.
Begitu pula rasa sakit. Hingga luka tak kau rasa lagi sebagai luka.
Hingga “hasrat untuk mengeluh” tidak lagi terlalu menggoda
dibandingkan jihad yang begitu cantik.
Begitupun Umar. Saat Rasulullah wafat, ia histeris. Saat Abu Bakar
wafat, ia tidak lagi mengamuk. Bukannya tidak cinta pada abu Bakar.
Tapi saking seringnya “ditinggalkan” , hal itu sudah menjadi
kewajaran. Dan menjadi semacam tonik bagi iman..
Karena itu kamu tahu. Pejuang yg heboh ria memamer-mamerkan amalnya
adalah anak kemarin sore. Yg takjub pada rasa sakit dan
pengorbanannya juga begitu. Karena mereka jarang disakiti di jalan
Allah. Karena tidak setiap saat mereka memproduksi karya-karya
besar. Maka sekalinya hal itu mereka kerjakan, sekalinya hal itu
mereka rasakan, mereka merasa menjadi orang besar. Dan mereka justru
jadi lelucon dan target doa para mujahid sejati, “ya Allah, berilah
dia petunjuk… sungguh Engkau Maha Pengasih lagi maha Penyayang… “
Maka satu lagi seorang pejuang tubuhnya luluh lantak. Jasadnya
dikoyak beban dakwah. Tapi iman di hatinya memancarkan cinta…
Mengajak kita untuk terus berlari…
Bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah. Tentang umat yang kau cintai.
Lagi-lagi memang seperti itu. Dakwah. Menyedot saripati energimu.
Sampai tulang belulangmu. Sampai daging terakhir yg menempel di tubuh rentamu. Tubuh yg luluh lantak diseret-seret. .. Tubuh yang hancur lebur dipaksa berlari.
Seperti itu pula kejadiannya pada rambut Rasulullah. Beliau memang akan tua juga. Tapi kepalanya beruban karena beban berat dari ayat yg diturunkan Allah.
Sebagaimana tubuh mulia Umar bin Abdul Aziz. Dia memimpin hanya
sebentar. Tapi kaum muslimin sudah dibuat bingung. Tidak ada lagi
orang miskin yg bisa diberi sedekah. Tubuh mulia itu terkoyak-koyak.
Sulit membayangkan sekeras apa sang Khalifah bekerja. Tubuh yang
segar bugar itu sampai rontok. Hanya dalam 2 tahun ia sakit parah
kemudian meninggal. Toh memang itu yang diharapkannya; mati sebagai
jiwa yang tenang.
Dan di etalase akhirat kelak, mungkin tubuh Umar bin Khathab juga
terlihat tercabik-cabik. Kepalanya sampai botak. Umar yang perkasa
pun akhirnya membawa tongkat ke mana-mana. Kurang heroik? Akhirnya
diperjelas dengan salah satu luka paling legendaris sepanjang
sejarah; luka ditikamnya seorang Khalifah yang sholih, yang sedang
bermesra-mesraan dengan Tuhannya saat sholat.
Dakwah bukannya tidak melelahkan. Bukannya tidak membosankan. Dakwah
bukannya tidak menyakitkan. Bahkan juga para pejuang risalah
bukannya sepi dari godaan kefuturan.
Tidak… Justru kelelahan. Justru rasa sakit itu selalu bersama
mereka sepanjang hidupnya. Setiap hari. Satu kisah heroik, akan
segera mereka sambung lagi dengan amalan yang jauh lebih “tragis”.
Justru karena rasa sakit itu selalu mereka rasakan, selalu
menemani… justru karena rasa sakit itu selalu mengintai ke mana
pun mereka pergi… akhirnya menjadi adaptasi. Kalau iman dan godaan
rasa lelah selalu bertempur, pada akhirnya salah satunya harus
mengalah. Dan rasa lelah itu sendiri yang akhirnya lelah untuk
mencekik iman. Lalu terus berkobar dalam dada.
Begitu pula rasa sakit. Hingga luka tak kau rasa lagi sebagai luka.
Hingga “hasrat untuk mengeluh” tidak lagi terlalu menggoda
dibandingkan jihad yang begitu cantik.
Begitupun Umar. Saat Rasulullah wafat, ia histeris. Saat Abu Bakar
wafat, ia tidak lagi mengamuk. Bukannya tidak cinta pada abu Bakar.
Tapi saking seringnya “ditinggalkan” , hal itu sudah menjadi
kewajaran. Dan menjadi semacam tonik bagi iman..
Karena itu kamu tahu. Pejuang yg heboh ria memamer-mamerkan amalnya
adalah anak kemarin sore. Yg takjub pada rasa sakit dan
pengorbanannya juga begitu. Karena mereka jarang disakiti di jalan
Allah. Karena tidak setiap saat mereka memproduksi karya-karya
besar. Maka sekalinya hal itu mereka kerjakan, sekalinya hal itu
mereka rasakan, mereka merasa menjadi orang besar. Dan mereka justru
jadi lelucon dan target doa para mujahid sejati, “ya Allah, berilah
dia petunjuk… sungguh Engkau Maha Pengasih lagi maha Penyayang… “
Maka satu lagi seorang pejuang tubuhnya luluh lantak. Jasadnya
dikoyak beban dakwah. Tapi iman di hatinya memancarkan cinta…
Mengajak kita untuk terus berlari…
“Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.
Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.
Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.
Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.
Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu.”
(alm. Ust Rahmat Abdullah)
Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.
Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.
Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.
Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu.”
(alm. Ust Rahmat Abdullah)
Kalau iman dan syetan terus bertempur. Pada akhirnya salah satunya
harus mengalah.
harus mengalah.
In memoriam Ust. Rahmat Abdullah
Da'wah ini tidak mengenal sikap ganda ia hanya mengenal satu sikap TOTALITAS. Siapa yang bersedia untuk itu maka ia harus hidup bersama da'wah dan da'wah pun melebur dalam dirinya. Sebaliknya, barang siapa yang lemah dalam memikul beban ini ia terhalang dari pahala besar mujahid dan tinggal bersama orang-orang duduk. Lalu Allah SWT akan menggantikan mereka dengan generasi lain yang lebih baik dan sanggup memikul beban dakwah ini.
Salam perjuangan... Untuk teman-teman yang senantiasa berjuang di jalan Allah..._oryza_22 Desember 2009
Just For My Mom...I Write This Note...
Mother, how are you today?
Here is a note from your daughter
with me averything is ok
Mother, how are you today?
Secuplik kisah dulu...
Di subuh hari,
oryza kecil : Zzz..(masih tertidur pulas)
Mama : (Mengetuk pintu kamar) Dek.. bangun...solat.....(kemudian dilanjutkan dengan bunyi klontangan di dapur, mama sedang masak buat nyiapin sarapan)
oryza kecil : hm....yaa....
Di subuh hari,
oryza remaja : Zzz..(masih tertidur pulas)
Mama : (Mengetuk pintu kamar) Dek.. bangun...solat.....(kemudian dilanjutkan dengan bunyi klontangan di dapur, mama sedang masak buat nyiapin sarapan)
oryza remaja : hm....yaa....
Di subuh hari,
oryza beranjak dewasa : Zzz..(masih tertidur pulas)
Mama : (Mengetuk pintu kamar) Dek.. bangun...solat.....(kemudian dilanjutkan dengan bunyi klontangan di dapur, mama sedang masak buat nyiapin sarapan)
oryza beranjak dewasa : hm....yaa....
oryza kini,semakin dewasa : Zzz..(masih tertidur pulas)
Mama : (Mengetuk pintu kamar) Dek.. bangun...solat.....(kemudian dilanjutkan dengan bunyi klontangan di dapur, mama sedang masak buat nyiapin sarapan)
oryza kini,semakin dewasa : hm....yaa....
semakin rindu..... jam weker ala mama.... ritual harian sang mama untuk anak2nya yang membuatku tak perlu menyalakan weker karena suara mama lebih nyaring dan ampuh untuk membangunkan tidurku di subuh hari...^^
_________________________________________________________________________________
Aku tak bisa lahir tanpa Ibu,
Ayah tidak bergairah tanpa Ibu.
Ibu adalah guru kesetian,
Ibu sumber segala cinta yang diturunkan oleh Allah.
Pengorbanan tiada putus, doa tiada henti, kasih tiada batas.
Wahai ibu, betapa engkau hanya memikirkan kesuksesan anakmu, meskipun kebanyakan anak melupakan ibunya disaat mereka sukses.
Ibu maafkan aku, anakmu yang tidak tahu membalas budi, anak yang lupa berbakti.
Ibu pengorbananmu sepanjang masa, kegigihanmu tiada pernah putus asa, perjuanganmu atas dasar cinta dan kasih sayang.
Apapun yang kuberikan untuk membalas segala kebaikan Ibu tidak akan pernah cukup.
Ibu adalah keramat, ibu adalah surga, ibu adalah kehidupan.
Allah telah mengirimkan ibu untuk melahirkan kita, untuk belajar hidup, untuk belajar cinta, untuk belajar tentang perjuangan, pengorbanan.
HAPPY MOTHER'S DAY
Ya Rabb,Aku mohon Engkau selalu menjaga senyum ibu..karena akan ada senyum Allah disana...
Langganan:
Postingan (Atom)


